Di halaman ini
Tujuan
Whistleblowing system (WBS) adalah sarana menyampaikan dugaan pelanggaran secara aman dan bertanggung jawab. Di Dispara, WBS menjadi bagian dari SI-BERANI dan memperkuat pengawasan internal.
Empat jaminan utama
Apa yang bisa dilaporkan
| Kategori | Contoh |
|---|---|
| Korupsi atau penyalahgunaan anggaran | Dugaan penyimpangan penggunaan anggaran |
| Gratifikasi atau pungutan liar | Retribusi di luar tarif resmi, pemberian terkait jabatan |
| Pelanggaran disiplin pegawai | Keterlambatan, meninggalkan jam kerja tanpa izin, tidak mengikuti apel |
| Penyalahgunaan wewenang atau jabatan | Keputusan yang tidak objektif karena jabatan |
| Pelanggaran kode etik | Perilaku tidak pantas aparatur |
| Pelanggaran integritas lainnya | Dugaan lain di dalam kewenangan dinas |
Yang tidak ditangani di sini
Pengaduan kualitas pelayanan publik, fasilitas umum, dan aspirasi masyarakat diarahkan ke SP4N-LAPOR!. Laporan di luar kewenangan dinas, misalnya tindak pidana murni, ketertiban umum, atau jalan kabupaten, dialihkan ke instansi yang berwenang. Lihat Aduan Pelayanan Publik dan SOP dan SLA Pengaduan.
Cara melapor, langkah demi langkah
Untuk perangkat, Anda memerlukan komputer, laptop, tablet, atau ponsel dengan internet, dan peramban terbaru seperti Chrome, Firefox, Edge, atau Safari. Alamatnya siberani.id.
- Buka siberani.idDi halaman depan, pilih kartu Informasi Pelanggaran Disiplin dan Integritas (WBS), lalu Buat Laporan WBS. Pengguna juga bisa memakai tombol Lapor Sekarang.
- Pilih jenis pelaporPilih Anonim (tanpa identitas, tetap dapat dipantau lewat nomor tiket) atau Dengan identitas (identitas diverifikasi dan dapat dihubungi Tim Pengelola WBS).
- Isi rincian kejadianTuliskan kronologi, waktu, dan lokasi, serta kategori dugaan pelanggaran.
- Lampirkan bukti dan konfirmasiTambahkan foto atau dokumen bila ada, lalu kirim. Sistem menghasilkan tiket aduan.
- Simpan nomor tiketNomor ini dipakai untuk melacak laporan.
Melacak laporan
Buka menu Lacak Laporan, masukkan nomor tiket, lalu pilih Lihat Status Laporan. Anda dapat melihat apakah laporan sudah ditindaklanjuti.
Status laporan
| Status | Arti |
|---|---|
| Menunggu Verifikasi | Laporan baru diterima dan menunggu pemeriksaan |
| Butuh Data Tambahan | Tim meminta klarifikasi atau bukti tambahan |
| Terverifikasi | Laporan dinyatakan layak diproses |
| Ditindaklanjuti Bidang | Laporan diteruskan ke bidang terkait |
| Selesai | Penanganan selesai |
| Ditolak | Laporan tidak memenuhi syarat, disertai alasan |
Untuk tim pengelola dan admin
Pegawai yang diberi akun oleh administrator memakai dasbor khusus. Dasbor itu memuat ringkasan laporan, tren, laporan per status, daftar aduan, serta pengaturan data induk seperti bidang, pengguna, peran dan hak akses, kategori WBS, dan status serta SLA. Pada halaman sebuah aduan, pengelola dapat memilih salah satu tindakan: Teruskan ke Bidang, Minta Data Tambahan, atau Tolak Aduan. Tindak lanjut selanjutnya dilakukan bidang sesuai SOP dan SLA.
Tips menulis laporan yang kuat
- Sebutkan apa yang terjadi, kapan, di mana, dan siapa yang terlibat, selengkap yang Anda ketahui.
- Lampirkan foto, dokumen, atau tangkapan layar bila ada.
- Tulis fakta, bukan dugaan atau penilaian pribadi.
- Hindari membagikan data pribadi pihak lain yang tidak relevan.
- Simpan nomor tiket dan cek statusnya berkala.
Budaya yang ingin dibangun
Kendala utama bukan hanya teknis, tetapi juga rasa sungkan atau ewuh pakewuh. Karena itu sosialisasi, teladan pimpinan, dan jaminan perlindungan sama pentingnya dengan aplikasinya. Pelaporan dipandang sebagai bentuk kesetiaan pada instansi.
Rahasia dan tanggung jawab
Pengelola WBS terikat etika kerahasiaan. Pelapor pun diminta bertanggung jawab: laporan palsu atau fitnah dapat berakibat hukum.
Lanjut
SI-BERANI, Keamanan dan Privasi Data, Nilai Dasar ASN dan Asta Cita.