Di halaman ini
Tiga jenjang
Pembinaan olahraga bergerak dalam tiga jenjang yang saling terhubung: olahraga masyarakat, olahraga pendidikan, dan olahraga prestasi. Atlet berprestasi hampir selalu bermula dari kegiatan masyarakat dan sekolah.
Olahraga masyarakat
Ajakan berolahraga rutin, misalnya senam, jalan sehat, dan permainan tradisional. Tujuannya kesehatan dan kebersamaan. Fasilitas seperti lapangan dan GOR menjadi pusatnya. Kegiatan bisa dilakukan bersama organisasi kepemudaan dan komunitas.
Olahraga pelajar dan pembibitan
Kejuaraan antarsekolah dan pekan olahraga pelajar menjadi tempat menjaring bibit. Pekan Olahraga Pelajar Daerah diselenggarakan di berbagai kabupaten sebagai wadah pembinaan dan pencarian atlet muda. Dispara mendukung pembibitan ini.
Olahraga prestasi
Pembinaan atlet berprestasi dijalankan bersama KONI Kabupaten Indramayu dan induk cabang olahraga. Target utama beberapa tahun terakhir adalah Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat. Lihat KONI dan Cabang Olahraga.
Tenaga keolahragaan
Pelatihan pelatih, wasit, dan pengelola cabang olahraga menjadi bagian penting. Contohnya, kegiatan pengembangan organisasi dan perwasitan cabang petanque di Indramayu pernah digelar bagi 30 peserta dari berbagai latar belakang agar tersedia sumber daya untuk membentuk pengurus cabang. Hal serupa dibutuhkan di banyak cabang.
Sarana dan event
Sarana yang layak dan event yang terjadwal membuat pembinaan berjalan. Dinas mengelola gedung olahraga dan stadion, dan memfasilitasi turnamen. Lihat Sarana Olahraga dan Event Olahraga.
Peta program
| Jenjang | Contoh kegiatan | Mitra utama |
|---|---|---|
| Masyarakat | Senam, jalan sehat, turnamen kampung | Kecamatan, desa, komunitas |
| Pelajar | Kejuaraan antarsekolah | Sekolah, dinas pendidikan |
| Prestasi | Seleksi dan pemusatan latihan | KONI, cabang olahraga |
| Tenaga | Pelatihan pelatih dan wasit | Perguruan tinggi, induk cabang |
Tantangan
Pada Juni 2026, DPRD Indramayu mendengar usulan KONI untuk tambahan anggaran hibah menghadapi Porprov Jawa Barat 2026, dan anggota dewan menyebut anggaran olahraga daerah relatif terbatas. Dana yang terbatas membuat efisiensi dan kemitraan dengan swasta serta tanggung jawab sosial perusahaan menjadi penting.
Ikut serta
Warga dapat mengikuti kegiatan lewat komunitas dan organisasi olahraga, atau menanyakan program dinas lewat Kontak dan Lokasi. Dasar organisasi bidangnya ada di Bidang Keolahragaan.