Di halaman ini
Progres implementasi (Oktober 2026)
Yang sudah dilaksanakan atau disiapkan per Oktober 2026:
- Koordinasi. Dengan Diskominfo mengenai batas kewenangan dan potensi tumpang tindih dengan SP4N-LAPOR!; konsultasi dengan Kepala Dinas (mentor) dan Sekretaris Dinas; dukungan arah perubahan dari Bagian Organisasi. Persetujuan formal atas judul masih perlu dipastikan.
- Tim efektif. Sudah dibentuk, dengan daftar hadir, foto kegiatan, notulensi, dan SK tim. Penyesuaian administrasi terhadap judul baru masih perlu diselesaikan.
- Aplikasi. Sudah dibuat dengan QR Code. Fiturnya mencakup halaman WBS, kategori pelanggaran, pelacakan laporan, status penanganan, dan pengaturan SLA. SOP dan panduan disiapkan, tetapi masih pada tim IT.
- Mekanisme penanganan. Enam status dan empat batas waktu sudah tampil di aplikasi. Lihat SOP dan SLA Pengaduan.
Dukungan yang diharapkan
Dari pemerintah provinsi dan kementerian atau lembaga: pendampingan kebijakan dan tata kelola WBS; masukan regulasi dan tata kelola digital (data, keamanan informasi, kerahasiaan pelapor, pembatasan akses, pencatatan aktivitas sistem); penguatan kapasitas pengelola; pendampingan penyempurnaan SOP dan SLA; dukungan keberlanjutan dan replikasi; serta arahan koordinasi lintas instansi. Dukungan tetap mengikuti kewenangan dan mekanisme masing-masing instansi.
Tiga tahap
Pelaksanaan dibagi ke dalam jangka pendek, menengah, dan panjang. Setiap tahap dirancang memuat lima unsur: manfaat bagi pemangku kepentingan, kolaborasi, keberlanjutan, perubahan perilaku, dan capaian melampaui ekspektasi.
Jangka pendek: bulan 1 sampai 2
Masa aktualisasi di luar kampus, 2 Oktober sampai 30 November 2026.
| Waktu | Kegiatan | Hasil |
|---|---|---|
| Bulan 1, minggu 1 | Membangun kolaborasi internal; membentuk tim efektif dan admin | Notulensi dukungan; SK Kepala Dinas tentang tim efektif |
| Bulan 1, minggu 2 | Menyusun SOP dan batas waktu layanan; kolaborasi eksternal | Draf SOP dan SLA; dukungan dinas terkait |
| Bulan 1, minggu 3 | Membuat aplikasi; koordinasi provinsi dan pusat | Prototipe aplikasi berbasis web |
| Bulan 1, minggu 4 | Menyusun pedoman penggunaan | Buku saku dan infografis alur |
| Bulan 2, minggu 1 | Sosialisasi masif sebelum uji coba | Informasi sampai ke sasaran uji coba |
| Bulan 2, minggu 2 sampai 3 | Uji coba internal | Laporan masuk ke dasbor tanpa error |
| Bulan 2, minggu 4 | Evaluasi lewat survei dan wawancara | Laporan hasil evaluasi dan rekap kuesioner |
Jangka menengah: bulan 3 sampai 8
| Waktu | Kegiatan | Hasil |
|---|---|---|
| Bulan 3 sampai 4 | Menautkan aplikasi pengaduan pusat dan daerah ke SI-BERANI | Tautan tersemat dan terintegrasi |
| Bulan 5 sampai 6 | Bimbingan teknis verifikasi dan investigasi aduan | Admin pengelola terlatih |
| Bulan 6 sampai 7 | Publikasi dan sosialisasi lebih luas | Partisipasi pelapor meningkat |
| Bulan 7 sampai 8 | Peluncuran resmi skala kabupaten | Seremoni dan rilis pers |
| Berkelanjutan | Melanjutkan kolaborasi | Dokumen koordinasi, notulensi, daftar hadir |
Jangka panjang: bulan 9 sampai 14
| Waktu | Kegiatan | Hasil |
|---|---|---|
| Bulan 9 sampai 10 | Evaluasi berkala indeks responsivitas dan kepuasan | Laporan semesteran |
| Bulan 11 sampai 12 | Replikasi internal ke UPTD dan eksternal ke OPD lain | Nota kesepahaman replikasi |
| Bulan 13 sampai 14 | Integrasi data ke SAKIP dan evaluasi pelayanan publik; ikut lomba inovasi | Data aduan sebagai bukti dukung nilai tahunan |
Anggaran
| Uraian | Jumlah (Rp) | Sumber |
|---|---|---|
| Media sosialisasi: 5 X-banner, 10 akrilik meja QR, 50 stiker QR | 3.250.000 | Kolaborasi tanggung jawab sosial perusahaan daerah |
| Pembangunan aplikasi (1 paket) | 9.000.000 | APBD 2027, mengacu SSH atau SBU |
| Hosting dan pengamanan sistem (1 tahun) | 3.745.000 | APBD 2027, mengacu SSH atau SBU |
| Produksi konten dan dokumentasi event | 0 | Tanpa bayaran dan barter peliputan |
| Total | 15.995.000 | Kebutuhan APBD: 12.745.000 |
Pada fase awal, penyerapan APBD sebesar nol rupiah.
Dukungan teknologi
Aplikasi berbasis web, awalnya memakai skema pinjam pakai server dari tenaga ahli pihak ketiga, dengan rancangan kompatibel untuk pindah ke server pemerintah daerah di Dinas Komunikasi dan Informatika. Operasional dasbor memakai komputer dan jaringan yang sudah ada. Antarmuka pengguna ramah ponsel. Lihat Keamanan dan Privasi Data.
Dampak yang diharapkan
- Bagi pemangku kepentingan: pimpinan mendapat kendali berbasis data, masyarakat mendapat kepastian, pegawai mendapat ruang aman.
- Kolaborasi: sinergi pemimpin aksi, tim efektif, mentor, dan ahli IT.
- Keberlanjutan: SK, SLA, dan SOP mengikat seluruh bidang dan UPTD.
- Perubahan perilaku: pegawai lebih tanggap dan terstruktur.
- Melampaui ekspektasi: dari formulir digital biasa menjadi aplikasi web dengan tiket pelacakan otomatis.
Terkait
SI-BERANI, SOP dan SLA Pengaduan, Pemangku Kepentingan dan Kolaborasi.