Pemerintah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat
Lambang Kabupaten IndramayuPemerintah Kabupaten IndramayuDinas Pariwisata, Pemuda, dan OlahragaDispara Indramayu

Pariwisata

Panduan Berwisata

Sapta Pesona dan kebiasaan sederhana yang membuat kunjungan aman, nyaman, dan menguntungkan warga sekitar.

Sekitar 1 menit baca6 bagian259 kata
Di halaman ini
  1. Sapta Pesona
  2. Panduan untuk pengunjung
  3. Panduan untuk pengelola
  4. Mengenali dan melaporkan pungutan liar
  5. Wisata yang bertanggung jawab
  6. Lanjutkan membaca

Sapta Pesona

Sapta Pesona adalah tujuh unsur yang menjadi pedoman mutu wisata di Indonesia. Pejabat dinas menekankan bahwa pengelola harus benar-benar memahaminya agar kunjungan terus naik, karena wisatawan yang merasa aman dan nyaman akan kembali.

UnsurArtinya di lapangan
AmanPetugas siaga, area berbahaya diberi tanda, barang pengunjung terlindungi
TertibAntrean teratur, parkir tertata, tarif jelas
BersihToilet, tempat sampah, dan area umum terawat
SejukPepohonan, tempat berteduh, dan sirkulasi udara yang baik
IndahLanskap dan bangunan terawat, tidak semrawut
RamahSapaan dan pelayanan yang sopan
KenanganPengalaman dan oleh-oleh yang membekas

Panduan untuk pengunjung

Sebelum berangkat

  • Cari informasi jam buka dan harga terbaru dari pengelola.
  • Periksa cuaca dan kondisi jalan.
  • Siapkan pembayaran tunai dan nontunai secukupnya.

Saat di lokasi

  • Bayar sesuai tarif yang tertera. Mintalah karcis atau bukti pembayaran.
  • Jaga barang, simpan di tempat yang aman.
  • Buang sampah pada tempatnya, dan bawa pulang bila tidak tersedia tempat sampah.
  • Hormati warga, tradisi, dan tempat ibadah.
  • Ikuti petunjuk keselamatan, terutama di air.

Setelah pulang

Panduan untuk pengelola

  1. Pasang papan tarif resmi dan tampilkan nomor pengaduan.
  2. Latih petugas loket, parkir, dan keamanan agar ramah dan disiplin.
  3. Sediakan toilet bersih, tempat ibadah, dan tempat sampah yang cukup.
  4. Tandai area berbahaya dan sediakan petugas penyelamat di area air.
  5. Catat jumlah pengunjung harian dan laporkan ke dinas.
  6. Libatkan warga sekitar sebagai pelaku usaha dan petugas.

Mengenali dan melaporkan pungutan liar

Pungutan liar merusak citra destinasi. Tanda-tandanya: tarif berbeda dari yang tertera, tidak ada karcis, atau pembayaran yang diminta di luar loket resmi. Bila pungutan diduga dilakukan aparatur dinas, pengunjung dapat mencatat waktu dan lokasi lalu melapor lewat Whistleblowing System, dengan opsi anonim. Pilihan jalur lain ada di Aduan Pelayanan Publik.

Wisata yang bertanggung jawab

Wisata yang baik menguntungkan warga dan menjaga alam. Beli produk lokal, pilih pemandu setempat, dan hormati area konservasi seperti mangrove. Lihat Wisata Mangrove.

Lanjutkan membaca

Destinasi Wisata untuk memilih tujuan, Kalender Event untuk memilih waktu.